Tes Polling Rate Keyboard
Tahan tombol apa pun dan ukur seberapa cepat tombol itu berulang otomatis. Klik kotak di bawah, tahan tombol huruf atau angka, dan meteran menampilkan repeat rate Anda dalam hertz secara langsung — beserta nilai maks, rata-rata, dan delay awal sebelum pengulangan dimulai.
Klik di sini, lalu tahan tombol apa pun
Klik kotak dan tahan sebuah tombol — setelah delay singkat, tombol mulai berulang, dan meteran mengukur aliran tersebut.
Tetap tahan satu tombol huruf atau angka. Pengulangan pertama baru muncul setelah delay awal OS Anda — beri jeda satu detik sebelum membaca meteran.
Browser hanya menerima satu event per penekanan, bukan polling hardware. Tes ini membaca pengaturan key-repeat sistem Anda, jadi keyboard yang lebih cepat tidak akan mengubahnya.
Naikkan repeat rate dan perpendek delay-nya di pengaturan keyboard OS Anda, lalu jalankan tes ini lagi untuk memastikan perubahannya.
Saat Anda menahan sebuah tombol, sistem operasi menunggu delay awal, lalu menembakkan tombol tersebut berulang kali dengan kecepatan tetap — inilah key repeat rate, diukur dalam hertz. Kecepatan ini menentukan seberapa cepat tombol panah menggerakkan kursor di sepanjang dokumen, seberapa cepat Backspace menghapus satu baris, dan seberapa responsif pergerakan tombol yang ditahan terasa di game maupun editor. Sebagian besar sistem menggunakan default 20–30 pengulangan per detik, dan baik kecepatan maupun delay-nya dapat disesuaikan. Tes ini mengukur jeda antar-event pengulangan saat tiba di browser Anda, sehingga Anda melihat kecepatan yang benar-benar diberikan sistem Anda — bukan angka di lembar spesifikasi.
Key repeat rate vs. polling rate hardware
Namanya terdengar mirip, tapi keduanya berada di lapisan yang berbeda. Polling rate hardware adalah seberapa sering keyboard Anda melaporkan statusnya lewat USB — 125 Hz pada keyboard biasa, 1000 Hz atau lebih pada keyboard gaming — tetapi halaman web tidak bisa melihatnya: browser hanya menerima satu event per penekanan, secepat apa pun keyboard melakukan polling. Yang bisa diukur oleh browser adalah aliran auto-repeat, yang dihasilkan oleh sistem operasi — jadi tes ini (seperti semua "keyboard polling rate test" berbasis browser) sebenarnya mengukur key repeat rate OS Anda, dan keyboard yang lebih cepat tidak akan mengubah hasilnya. Polling mouse berbeda: browser memang menerima aliran event pergerakan, itulah sebabnya Tes Polling Rate Mouse bisa membaca rate sesungguhnya dari sebuah mouse. Untuk memeriksa tombol individual, ghosting, dan rollover, gunakan Tes Keyboard.
Cara mengubah key repeat rate
| OS | Lokasi pengaturan | Yang perlu diatur |
|---|---|---|
| Windows | Control Panel → Keyboard → tab Speed | Geser "Repeat rate" ke Fast dan "Repeat delay" ke Short |
| macOS | System Settings → Keyboard | Atur "Key repeat rate" ke Fast dan "Delay until repeat" ke Short |
| Linux | Settings → Keyboard, atau lewat terminal | Sesuaikan pengaturan pengulangan, atau jalankan xset r rate 200 30 (delay 200 ms, 30 Hz) |
Arti dari hasil pengukuran Anda
| Hasil | Artinya |
|---|---|
| 30 Hz atau lebih | OS Anda berada pada atau mendekati pengaturan repeat tercepatnya |
| 20–30 Hz | Default pada kebanyakan sistem — cukup baik untuk mengetik sehari-hari |
| Di bawah 15 Hz | Pengaturan pengulangan yang lambat — naikkan jika tombol yang ditahan terasa lamban |
| Tidak ada pengulangan sama sekali | Tombol modifier (Shift, Ctrl, Alt) memang tidak pernah auto-repeat — coba tahan tombol huruf saja. Pengaturan aksesibilitas keyboard juga bisa menonaktifkan pengulangan |
