Snaplytics JS Tests

Uji Stres CPU

Bebani setiap core CPU hingga 100% langsung di browser — tanpa instalasi. Satu Web Worker per core menjalankan perhitungan bilangan prima sementara Anda memantau operasi per detik secara langsung dan aktivitas per-thread, lalu dapatkan skor yang bisa dibandingkan antar perangkat.

Siap
Durasi
Level stres

Sambungkan laptop ke listrik dan tutup tab berat terlebih dahulu — mode hemat baterai dan beban latar belakang menurunkan skor.

Sambungkan ke listrik dulu

Saat memakai baterai, laptop membatasi (throttle) CPU jauh sebelum benar-benar bekerja keras. Sambungkan ke listrik dan pilih profil performa untuk melihat batas kemampuan sesungguhnya.

Bandingkan yang setara

Skor hanya sebanding pada level stres, durasi, dan browser yang sama. Ultra adalah pilihan paling stabil untuk perbandingan antar mesin.

Menurun = throttling

Pembacaan yang awalnya kuat lalu menurun berarti CPU menurunkan clock-nya agar tetap dingin — inilah bentuk nyata dari thermal throttling.

Prosesor jarang menunjukkan kelemahannya saat pemakaian sehari-hari — kelemahan itu baru muncul saat beban berkelanjutan. Kipas yang tersumbat, pasta termal yang mengering, profil hemat daya yang agresif, atau casing tipis yang tidak mampu membuang panas, semuanya terlihat baik-baik saja saat idle, lalu muncul sebagai throttling begitu semua core bekerja penuh. Tes ini membebani semuanya sekaligus dan menahan beban tersebut, sehingga Anda bisa mendengar apakah kipas berputar kencang, merasakan ke mana panas mengalir, dan melihat apakah pembacaan operasi per detik tetap stabil atau menurun saat chip menurunkan clock-nya. Ini adalah pengecekan cepat sebelum membeli laptop bekas, setelah mengganti pasta termal CPU, atau saat sebuah mesin terasa lebih lambat dari seharusnya — dan semuanya berjalan secara lokal di browser Anda.

Saat Anda menekan Mulai, halaman ini akan membuat satu Web Worker untuk setiap core logis yang dilaporkan browser, dan setiap worker secara independen menjalankan pengecekan bilangan prima — pembagian percobaan (trial division), loop dengan beban aritmatika berat yang sama seperti yang digunakan alat stress test native — sambil menghitung operasi yang selesai. Satu detik pertama adalah pemanasan dan diabaikan, sehingga noise dari fase awal tidak memengaruhi hasil; setelah itu, angka langsung yang ditampilkan adalah throughput gabungan dari semua thread, diambil sampelnya sepuluh kali per detik. Bar di bawahnya menunjukkan setiap thread secara terpisah: pada CPU hybrid modern, wajar jika beberapa bar terlihat lebih rendah — itu adalah efficiency core yang mengerjakan tugas yang sama dengan kecepatan lebih lambat. Skor akhir adalah rata-rata ops/detik selama proses berjalan, dikalikan dengan pengganda level stres.

Cara membaca skor Anda

SkorRatingArtinya secara umum
50.000+EliteCPU desktop kelas atas terbaru dengan banyak core cepat dan pendinginan yang memadai
30.000 – 50.000Luar BiasaDesktop performa modern atau chip laptop kelas atas yang tersambung ke listrik
15.000 – 30.000Sangat BaikDesktop kelas menengah yang solid atau laptop performa terbaru
7.500 – 15.000BaikLaptop mainstream atau desktop lawas — cukup nyaman untuk kerja harian
3.500 – 7.500CukupPerangkat keras hemat, ringkas, atau sudah berumur; diperkirakan melambat saat beban berat
Di bawah 3.500BurukSangat lawas atau mengalami throttling parah — periksa pendinginan, mode daya, dan beban latar belakang

Memilih level stres

LevelPenggandaPaling cocok untuk
Rendah×1Pengecekan cepat dengan panas minimal
Sedang×2Bawaan — beban sedang yang aman untuk laptop bertenaga baterai
Tinggi×4Beban kerja berkelanjutan yang realistis, seperti rendering atau compiling
Ekstrem×8Uji termal: perhatikan apakah pembacaan menurun saat chip semakin panas
Ultra×16Benchmarking — perhitungan terberat per operasi dan skor paling konsisten antar mesin

Apakah aman memaksimalkan CPU di browser?

Ya. JavaScript di browser berjalan dalam sandbox — tidak bisa menaikkan tegangan, mengubah kurva kipas, atau melewati batas termal, sehingga dampak terburuknya hanyalah membuat mesin lebih panas, kipas berputar lebih kencang, dan baterai lebih cepat habis. CPU modern akan melakukan throttling sendiri saat kepanasan, dan itulah yang terlihat dari pembacaan yang menurun, dan menutup tab langsung menghentikan beban tersebut. Perlu diingat, benchmark berbasis browser juga ikut mengukur browser itu sendiri: mesin yang sama bisa mendapat skor berbeda di Chrome, Safari, dan Firefox, jadi bandingkan yang setara. Jika sebuah game terasa patah-patah padahal skor di sini terlihat bagus, kemungkinan hambatannya ada di rendering, bukan di prosesor — periksa itu dengan Tes Frame Rate.

Alat terkait