Tes Piksel Mati
Periksa layar Anda untuk piksel mati, piksel macet, dan hot pixel. Tes ini mengisi seluruh layar dengan satu warna solid sekaligus — bersihkan layar terlebih dahulu, lalu siklus melalui warna-warna dan cari titik kecil apa pun yang tidak sesuai.
← → Klik di mana saja atau tekan → untuk mengganti · Esc untuk keluar
Piksel mati muncul sebagai titik hitam yang tidak pernah menyala.
Piksel macet dan hot pixel bersinar sebagai titik terang — periksa juga kebocoran cahaya latar.
Sub-piksel yang macet menampilkan warna yang salah terhadap bidang warna murni.
Cara kerjanya
Piksel yang sehat terdiri dari sub-piksel merah, hijau, dan biru yang bercampur untuk menghasilkan warna apa pun. Ketika Anda memenuhi layar dengan satu warna solid, setiap piksel seharusnya menampilkan warna yang persis sama — sehingga piksel yang rusak akan merusak bidang seragam dan mudah terlihat. Layar putih mendorong setiap sub-piksel ke kecerahan penuh, membuat piksel mati (hitam) menjadi jelas; layar hitam mematikan semuanya, sehingga piksel macet atau hot pixel bersinar di atasnya. Bersiklus melalui layar merah, hijau, dan biru murni mengisolasi setiap sub-piksel, sehingga Anda dapat mendeteksi yang macet atau yang menolak menyala.
Piksel mati, macet, dan hot pixel
Piksel mati tidak mendapat daya, sehingga tetap hitam pada setiap warna dan hampir selalu permanen — biasanya menunjukkan transistor yang rusak. Piksel macet masih mendapat daya tetapi membeku pada satu warna (merah, hijau, biru, atau campuran) terlepas dari apa yang seharusnya ditampilkan, dan terkadang bisa dipulihkan. Hot pixel tetap putih secara permanen dan paling mudah terdeteksi di layar hitam. Layar hitam juga mengungkapkan kebocoran cahaya latar — bukan kesalahan piksel, tetapi cahaya yang bocor secara tidak merata dari tepi panel LCD.
Untuk tes yang akurat
- Bersihkan layar terlebih dahulu — debu dan sidik jari adalah penyebab alarm palsu yang paling umum.
- Redupkan ruangan dan lihat panel secara langsung agar silau dan pantulan tidak menyembunyikan cacat.
- Atur tampilan ke resolusi aslinya sehingga setiap piksel di layar memetakan ke satu piksel fisik.
- Pindai secara perlahan dan metodis, lalu ulangi siklus warna untuk memastikan hal yang mencurigakan bukan sekadar kotoran atau noise kompresi.
